Jakarta (KABARIN) - Penyerang sayap Chelsea, Mykhailo Mudryk, mengajukan banding ke Court of Arbitration for Sport (CAS) setelah dijatuhi sanksi larangan bermain selama empat tahun akibat pelanggaran aturan anti-doping.
“CAS mengonfirmasi telah menerima banding dari Mykhailo Mudryk terhadap FA. Para pihak saat ini sedang bertukar dokumen tertulis, dan sidang belum dijadwalkan,” demikian pernyataan CAS yang dikutip dari ESPN di Jakarta, Kamis.
Sanksi tersebut dijatuhkan oleh The Football Association (FA) setelah Mudryk didakwa pada Juni 2025, menyusul penangguhan sementara sejak Desember 2024.
Meski CAS tidak merinci bentuk sanksi yang diajukan banding, laporan menyebut pemain asal Ukraina itu menerima hukuman larangan bermain selama empat tahun.
Berdasarkan regulasi anti-doping FA, hukuman tersebut dapat diberlakukan apabila pelanggaran melibatkan zat non-spesifik, kecuali pemain mampu membuktikan bahwa pelanggaran terjadi tanpa unsur kesengajaan.
Dalam pernyataannya saat pertama kali diskors, Mudryk mengaku terkejut dengan hasil tes tersebut dan menegaskan dirinya tidak melakukan pelanggaran.
Ia menyebut tidak menduga hasil positif itu dan menegaskan tidak melakukan kesalahan, sementara pihak Chelsea juga menyatakan sang pemain tidak pernah dengan sengaja menggunakan zat terlarang.
Hasil tes tersebut diumumkan setelah Mudryk menjalani tugas internasional bersama tim nasional Ukraina pada November 2024.
Ia terakhir kali tampil bersama Chelsea saat menghadapi Heidenheim pada ajang Liga Konferensi UEFA pada 28 November 2024.
Sejak bergabung dari Shakhtar Donetsk pada Januari 2023 dengan nilai transfer sekitar 88 juta pound sterling, Mudryk telah mencatatkan 10 gol dari 73 penampilan di semua kompetisi.
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026